Game Peningkat Daya Ingat Anak Usia 2-3 Tahun

Saat balita mulai belajar berjalan, maka interaksinya dengan dunia akan lebih luas dan di saat inilah perkembangan memorinya dimulai. Di usia 2-3 tahun ini, daya ingat anak dalam hal verbal-semantic akan berkembang dengan sangat cepat. Mereka sudah mulai mampu menganalisa kata-kata hingga grammar. Nah, Mam bisa mencoba mengajak si kecil bermain permainan berikut untuk melatih kecerdasan otaknya.

“What’s Missing” Game!

Permainan ini memang sangat sederhana. Anda cukup menaruh objek yang berbeda di atas mejanya. Stimulasilah si kecil dengan menanyakan warna, ukuran atau fungsinya. Setelah itu, Anda cukup biarkan si kecil memberi nama. Pastikan Mam mengenalkan sekelompok kecil objek, misalnya tiga dulu. Lalu hilangkan salah satu dan tanyakan benda apa yang hilang.

"What's Missing" Game!
“What’s Missing” Game!

“What’s New” Game

Berkebalikan dengan game sebelumnya dimana Mam menghilangkan salah satu objek, nah kali ini Mam justru menambahkannya dan biarkan si kecil mencari mana yang baru di antara objek yang sudah dia kenal.

“Petak Umpet”

Tentu saja Petak Umpet untuk anak usia 2-3 akan berbeda. Kali ini Mam perlu menggunakan objek, misalnya 2-3 buah. Pastikan si kecil ingat-ingat objeknya dan sembunyikan objek ini di tempat terdekat. Kemudian, berikan perintah pada si kecil untuk mencari bjek tertentu yang disembunyikan.

Carikan Pasangannya

Yang ini tidak melulu pakai mainan yang mahal. Mam bisa mencobanya dengan menggunakan beberapa gambar dan sebar gambar berpasangan ini secara acak. Saat Mam meminta si kecil mencocokan pasangannya, ia akan berusaha mengingat-ingat bendanya.

Shell Game

Mam bia menggunakan kardus berkas warna-warni. Kemudian masukkan mainan di dalamnya, setelah itu tukar box-box ini secara acak dan minta si kecil mencari box yang berisi mainan. Mainan ini terdengar sederhana, tapi sangat penting bagi perkembangan memorinya.

Nah, itulah beberapa permainan sederhana yang bisa Mam lakukan di rumah. Tentu saja Mam bisa memodifikasi game-game di atas dengan benda-benda terdekat. Yang pasti, terus motivasi si kecil dengan belajar dan bermain. Kedepan, ia akan mulai terbiasa dengan tantangan dan perkembangan ingatannya dipastikan lebih baik.