// Prints all codes before tag. // Location: "views/general/header/_common.php" publisher_get_view( 'header', '_common', 'general' ); publisher_get_view( 'header', 'off-canvas', 'general' ); /** * Fires before ".main-wrap" start * * @since 1.9.0 */ do_action( 'publisher/main-wrap/before' ); // Activates duplicate posts removal temporarily for not counting posts inside mega menu publisher_set_global( 'disable-duplicate-posts', TRUE ); publisher_set_blocks_title_tag( 'p' ); ?>

Kenali Setiap Tahap Tumbuh Kembang Si Kecil

Sebagai ibu baru, Mom perlu memperhatikan kondisi si buah hati, mulai dari fisik hingga kebiasaannya. Kali ini, Bidan Sela akan memberikan beberapa tahapan tumbuh kembang anak. Mulai dari usia 0 hingga 12 bulan yang sangat penting untuk kenali para orang tua agar bayi tumbuh sehat dan kuat. Dengan mengenali setiap tahap tumbuh kembang sesuai usia.

Mom bisa memberikan rangsangan dan penanganan yang tepat dalam proses perkembangan bayi. Setiap anak memiliki keunikan tersendiri ketika mengalaminya, oleh karena itu Mom harus memantau dan menangani gangguan yang mungkin saja timbul. Berikut ini beberapa tahapan tumbuh kembang bayi berdasarkan usianya:

perkembangan bayi
                                                                               perkembangan bayi

1. Bayi baru lahir hingga usia 1 bulan

Di tahap ini, bayi kehilangan sekitar 10 persen berat badannya pada hari kedua setelah lahir. Akan tetapi, memasuki minggu kedua beratnya kembali naik sekitar 30 gram setiap harinya. Selain itu, ia juga bertambah tinggi sekitar 3 hingga 4 sentimeter dalam satu bulan.

Dengan lingkar kepala yang bertambah sampai dengan 2,5 sentimeter. Mom tak perlu khawatir jika mata si kecil kadang terlihat seperti juling, sebab penglihatannya memang masih belum fokus.

2. Usia 1 hingga 3 bulan

Memasuki tahap ini, bayi akan bertambah berat sekitar 680 sampai 910 gram, panjang badan bertambah sekitar 2,5 sentimeter. Untuk lingkar kepala bertambah kira-kira 1,25 sentimeter di setiap bulannya.

Di usia ini biasanya si kecil sudah mampu memainkan jari, menggerakkan kaki, mengikuti gerakan benda dan cahaya di sekitar. Ia pun bisa membedakan suara Mom dengan suara lainnya, serta mengangkat kepala dan dada saat dalam posisi tengkurap.

3. Usia 3 hingga 5 bulan

Memasuki usia ini, berat bayi sekitar dua kalo beratnya saat lahir, panjang badan pun bertambah sekitar 1,25 sentimeter per bulan. Si kecil mulai kontak mata dengan orang sekitar sambil tersenyum ketika diajak bermain atau berbicara. Ia juga bisa berguling, menjejak lantai, dan duduk walaupun masih harus disangga oleh Mom.

Perlu diingat bahwa tahapan di atas hanya gambaran, setiap anak memiliki proses perkembangan yang berbeda. Jika si kecil belum mampu, Mom tak perlu panik, berikan rangsangan dan tindakan yang tepat dalam mengatasinya. Semoga bermanfaat.